Ini Saran Aka「Baccarat Probability」demisi Unhas Terkait Penggunaan Hand Sanitizer dan Disinfektan Halaman 2

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Baccarat open house

"JBaccarat ProbabilityiBaccarat Probabilityka tiBaccaBaccarat Probabilityrat Probabilitydak ada air dan sabun maka gunakan hand sanitizer. Karena itu saya berharap masyarakat lebih teredukasi dan memahami fungsi masing-masing produk, baik hand sanitizer maupun disinfektan," jelas Subehan.

Baca juga: Akademisi UGM Teliti Tumbuhan Indonesia Ini Cegah Corona

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

"Jika pembuatan hand sanitizer dan alkoholnya kurang dari 60 persen, maka itu tidak cukup untuk membunuh virus," katanya.

Sementara Dekan Fakultas Farmasi Unhas, Subehan, S.Si., M.Pharm., Sc., Ph.D., Apt., menambahkan, masyarakat saat ini banyak yang salah paham terkait masalah penggunaan hand sanitizer.

"Disinfektan adalah cairan kimia yang juga bersifat virucidal tapi bukan alkohol. Akibatnya, sifatnya lebih toksik atau beracun daripada antiseptik," ujar Yusnita.

Hand sanitizer yang tidak mengandung humektan juga berbahaya, karena akan menyebabkan kelembaban rendah. Atau ada juga bahan kimia yang seharusnya tidak digunakan seperti lysol atau bleaching agent.

Jadi, penggunaan hand sanitizer harus seperlunya saja. Misalnya habis pegang gagang pintu yang banyak dipegang banyak orang atau bersalaman dengan orang lain.

Namun sebaliknya, produk yang baik itu harus berdasarkan protokol sesuai ketetapan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dan Kementerian Kesehatan.

Terkait cairan disinfektan, ini berbeda dengan antiseptik. Cairan disinfektan hanya diperuntukkan kepada non human atau benda mati saja.

Saat merebak virus corona, banyak masyarakat membeli hand sanitizer namun tidak terstandarisasi dan tidak memiliki surat izin edar dari otoritas terkait. Tentu hal ini mengandung risiko bahaya.

"Jika kandungan tidak sesuai standar maka berakibat kulit tangan kering, iritasi, timbul efek gatal-gatal hingga terjadi reaksi alergi," imbuhnya.

Menurutnya, hand santizer itu berfungsi untuk membunuh mikroba, baik bakteri maupun virus. Asumsinya, setiap orang menyentuh suatu benda atau bersentuhan dengan orang lain ada kemungkinan terjadi transmisi bakteri dan virus.