Football betting app_Baccarat Forum_Baccarat strategy_Online Baccarat

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Baccarat open house

KebOnline gamblingiasaaOnline gamblingn merokok juOnline gamblingga memOnline gamblingpengaruhi kualitas dan kuantitas sperma sehingga mengurangi tingkat kesuburan.

Ketergantungan nikotin dapat menyebabkan gelisah di malam hariOnline gambling, sehingga perokok empat kali lebih beresiko mengidap insomnia. Padahal kurang tidur dapa mengundang berbagai penyakit lain lho.

Perokok mempunyai risiko lebih besar untuk menderita disfungsi ereksi dibanding yang bukan perokok. Nikotin dalam rokok dibawa oleh darah ke seluruh tubuh dan berakibat pada penyempitan pembuluh darah (arteriosklerosis). Inilah penyebab serangan jantung, stroke, maupun disfungsi ereksi.

Beberapa penelitian menunjukkan hubungan yang kuat antara merokok dan penyakit mata, terutama age-related macular degeneration (ARMD), yang dapat menimbulkan rabun bahkan kebutaan. Perokok 2-3 kali lebih berisiko mengalami ARMD dibanding yang bukan perokok.

Perlu diketahui ovarium bekerja seperti “bank”, mereka punya kapasitas terbatas untuk memproduksi sel telur. Jika kapasitasnya habis, maka terjadilah menopause. Zat-zat kimia dalam rokok mempercepat perusakan pada “bank” sel telur tersebut dan mempercepat menopause.

Wanita yang merokok menghadapi peningkatan risiko kemandulan dan kemungkinan mengalami menopause lebih awal dibanding yang tidak merokok. Penelitian menemukan bahwa bahan kimia pada rokok merusak sel telur yang dihasilkan oleh ovarium.

Disarankan untuk berhenti dulu dari merokok ketika kamu sedang berbadan dua. Pasalnya, ibu hamil yang merokok tak hanya meningkatkan risiko kemandulan pada dirinya sendiri, tetapi juga pada janin yang dikandungnya.

Merokok bukan saja menyebabkan penuaan dini di wajah, tetapi juga pada area kulit yang jarang terkena sinar matahari.

Seorang perokok memiliki resiko menderita diabetes tipe 2 sebesar 44 persen lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak merokok. Selain itu, merokok juga menurunkan sistem imun sehingga membuatmu lebih mudah terjangkit penyakit akibat bakteri dan virus. Penyakit yang sering menjangkiti perokok antara lain adalah pneumonia atau radang paru-paru akibat bakteri Streptococcus pneumoniae. Bukan cuma itu, orang-orang di sekitarmu yang ikut-ikutan menghirup asap rokokmu juga berisiko yang sama. Itulah mengapa pneumonia sering menginfeksi anak-anak para perokok.

Mungkin selama ini kamu sudah berencana ingin berhenti merokok. Namun, alasan-alasan umum seperti merokok menyebabkan penyakit jantung, kanker paru-paru, dan gangguan pernapasan tidak cukup membuatmu gentar. Mungkin kamu butuh alasan-alasan yang baru untuk memantapkan hatimu. Nah, berikut adalah dampak-dampak merokok yang mungkin luput dari perhatian kamu.

Singkatnya, merokok bisa membuatmu bodoh dan pikun lebih cepat pada usia lanjut dibandingkan dengan yang tidak merokok.

Menurut penelitian, merokok dapat menurunkan daya ingat dan kemampuan berpikir. Merokok membuat kamu lebih rentan menderita dementia, alzheimer, serta gangguan kognitif.

Orang yang tidak merokok rata-rata berusia 10 tahun lebih panjang dibanding perokok. Terlebih, mereka menjadi lebih menikmati hidup karena dianugerahi kesehatan yang lebih baik. Sementara, perokok harus berhadapan dengan berbagai macam risiko penyakit yang dapat mempengaruhi hidupnya dan orang di sekelilingnya.

Pada akhirnya tentu pilihan ada di tanganmu. Apapun yang kamu putuskan, semoga beruntung dengan pilihanmu itu!

Gak perlu sampai anti terhadap rokok. Tentu saja kami tahu bahwa ujung-ujungnya, merokok adalah hak. Buatlah saja pilihan yang bijak. Toh pada akhirnya, semuanya ada di tanganmu.

Tak hanya organ dalam sih yang akan dipengaruhi. Merokok juga melemahkan kerangka tubuh dan merupakan faktor risiko yang serius terhadap osteoporosis. Merokok juga menurunkan kepadatan tulang dan meningkatkan risiko terhadap hip fracture atau retak pinggul.

Duh, kalau merokok jangan di dekat anak-anak ya!

Seruan tentang bahaya merokok sudah sering didengungkan, tapi Indonesia masih menduduki peringkat kedua dunia untuk jumlah perokok terbanyak. Setidaknya 2 dari 3 pria di Indonesia adalah perokok, sementara angka kematian akibat penyakit yang berhubungan dengan rokok mencapai 200.000 orang per tahun.

Rokok memang nikmat untuk dihirup, tapi ternyata benda ini dapat mengganggu sistem pencernaan, menimbulkan heartburn, tukak lambung, bahkan batu empedu. Lebih parah lagi, perokok aktif dan mantan perokok ternyata juga berisiko lebih besar untuk menderita penyakit Chron, suatu kondisi inflamasi pada saluran cerna yang mengakibatkan nyeri dan diare.

Bukan hanya kanker paru-paru, ternyata merokok juga berhubungan dengan bermacam kanker, seperti kanker mulut, kanker pankreas, kanker kandung kemih maupun kanker serviks.