Foreign betting platforms_Live Baccarat Registration_bet36 sports betting_Lottery purchase

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Baccarat open house

YanTexas Hold'em gameg pasTexas Hold'em gametTexas Hold'em gameTexas Hold'em gamei, Indonesia mengakui adanya 5 agama. Undang-undang juga menyebutkan tentang kebebasan memeluk agama dan beribadah sesuai kepercayaan masing-masing. Pada akhirnya, anak-anak pun akan mendapatkan kebebasan itu setelah mereka genap berusia 17 tahun nantinya.

Hubungan cinta beda agama tentu sudah lazim terjadi di sekitar kita. Seringkali pasangan yang sedang kasmaran memilih untuk mengesampingkan perbedaan karena kuatnya perasaan.

Sayangnya, hukum pernikahan sipil di Indonesia tidak memungkinkan pasangan beda agama untuk menikah secara sah di hadapan hukum. Dalam pasal 2 Undang-Undang Perkawinan ayat 1 disebutkan bahwa:

“Kok bisa sih? Kenapa?”

Seperti pada umumnya, prosesnya pun sama seperti pasangan lain yang seagama kok. Mulai dari kenalan, muncul rasa cocok dan nyaman, hingga kemudian berubah jadi rasa sayang dan takut kehilangan. Pasangan beda agama juga merasakan momen jatuh cinta yang sebenarnya lumrah dialami siapa saja, termasuk dua orang yang punya keyakinan berbeda.

“Ehmm… Ikut agama siapa, ya? Dua-duanya aja deh! *kemudian anakmu dibully teman-teman satu kelasnya.

Perkawinan itu sah apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agama dan kepercayaannya itu.

Seperti dijelaskan di poin sebelumnya, peraturan dan hukum di Indonesia sudah jelas, bahwa nikah beda agama di Indonesia tidak sah. Maka, pasangan beda agama yang sepakat untuk tetap memegang agamanya masing-masing haruslah berusaha ekstra. Biasanya, banyak yang memilih untuk menikah atau mencatatkan pernikahannya di negara lain yang memang mengakui atau mengizinkan pernikahan beda agama. Tapi jangan lupa, untuk yang satu ini, soal biayanya juga harus diperhatikan ya! Hehehe.

“Hmmm… Namanya juga cinta.” *sambil senyum-senyum sendiri

“Masih banyak pilihan di luar sana, lebih baik putus dan mencari pasangan yang seagama.”

Yup! Keberadaan kita memang tak bisa lepas dari keluarga, sehingga apa saja yang kita lakukan pasti berkaitan dengan mereta. Termasuk soal pasangan, sebaik-baiknya pasangan adalah yang direstui keluarga khususnya orang tua.

Hubungan beda agama memang terkenal lebih rumit untuk dijalani. Selain pertentangan batin yang pasti dirasakan, pertentangan dari lingkungan pun tak kalah membuatmu ciut mental. Itulah mengapa akan banyak orang-orang yang sayang dan peduli sama kamu menyarankan untuk putus alias mengakhiri hubungan saja. Singkatnya,

Kamu yang menjalani pacaran beda agama pasti juga sudah banyak tahu tentang hal ini. Hanya saja, disodori pertanyaan macam ini memang kadang bikin kamu baper. Akibatnya, kamu jadi sedih dan kenyataan bahwa hubungan beda agama akan sulit dijalani semakin meneror dirimu.

Nah, kalau ditanya “Keluargamu sudah tahu? Apa mereka setuju?” tentu jawabannya macam-macam. Banyak pasangan yang memilih terbuka dengan keluarga, tapi tak sedikit pula yang memilih merahasiakannya alias backstreet lantaran takut ditentang. Padahal, ada pula lho keluarga yang bisa selow dan mengizinkan anaknya punya pacar yang beda agama.

Jadi, semua kembali pada pilihan masing-masing kok. Susah dan mudah itu relatif, sedangkan perbedaan itu niscaya. Apakah mau melanjutkan hubungan beda agama, putus saja, atau seumur hidup melajang pun itu pilihanmu sebagai manusia. Ketika pertanyaan-pertanyaan dari orang-orang di sekitar mulai menghantuimu, ya udah sih sabar aja!