Olimpiade Tokyo 2020, Ini Dampak Virus 「Baccarat Probability」Corona pada Perarakan Obor

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Baccarat open house

"MemperpeBBaccarat Probabilityaccarat Probabilityndek arak-arakan obor OlBaccarat Probabilityimpiade adalah pendekatan yang tengah kami pertimbangkan," ujarnya.

Lantaran kebijakan ini, Muto berharap pihak sponsor tetap memahami situasi yang terjadi.

Baca juga: Otoritas Fukushima Pastikan Pawai Obor Olimpiade Aman dari Ancaman Radiasi

Perarakan itu akan melewati 859 kota selama 121 hari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

"Kami tidak mempertimbangkan pembatalan," katanya.

Cincin Olimpiade ditampilkan di depan lokasi pembangunan Stadion Nasional Baru, stadion utama Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2Baccarat Probability020, selama kesempatan media di Tokyo, Jepang, 3 Jul 2019.

Penyederhanaan perarakan obor akan dibuat per segmen melalui peringatan per minggu.

Ia mengatakan, pihaknya tengah mengukur keselamatan pelaksanaan perhelatan olahraga multicabang terbesar dunia ini.

TOKYO, KOMPAS.com - Merebaknya penyebaran virus corona, termasuk di Jepang, membuat Komite Organisasi Olimpiade Tokyo 2020 membuat rencana baru.

Laman kyodonews.net menulis, CEO Komite Organisasi tersebut, Toshiro Muto mengatakan,"Membawa banyak penonton berkumpul bersama bakal meningkatkan risiko infeksi virus tersebut."

Aktris Yunani Katerina Lechou (kanan) memainkan peran sebagai Pendeta Agung dengan menyalakan obor dalam upacara tradisional Penyalaan Api untuk Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang 2018, di Kuil Hera, Kota Olympia, Yunani, Selasa (24/10/2017). Obor Olimpiade ini akan tiba di Korea Selatan pada 1 November mendatang dan akan dibawa keliling dalam estafet yang akan berakhir 100 hari kemudian, bertepatan dengan upacara pembukaan di Pyeongchang, 9 Februari 2018.

Aktris Yunani Katerina Lechou (kanan) memainkan peran sebagai Pendeta Agung dalam upacara tradisional Penyalaan Api untuk Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang 2018, di Kuil Hera, Kota Olympia, Yunani, Selasa (24/10/2017). Obor Olimpiade ini akan tiba di Korea Selatan pada 1 November mendatang dan akan dibawa keliling dalam estafet yang akan berakhir 100 hari kemudian, bertepatan dengan upacara pembukaan di Pyeongchang, 9 Februari 2018.

Sebelumnya, Muto menolak anjuran membatalkan perarakan tersebut.

"Yang kami pertimbangkan adalah bagaimana perarakan tetap berjalan sembari mencegah risiko infeksi," ujarnya.

Perarakan obor akan dimulai pada 26 Maret 2020 di pusat pelatihan sepak bola J Village di Fukushima.

Muto mengindikasikan, setiap hari untuk seremoni pemberangkatan dan ketibaan bakal dibuat lebih kecil.