Viral, Gejala Varian Baru Corona Dimulai dari Diare dan Tak T「The only way to win baccarat」erdeteksi PCR, Ini Klarifikasinya

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Baccarat open house

DaThe only way to win baccaratrThe only way to win baccarati pThe only way to win baccaratenelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com yanThe only way to win baccaratg tayang 22 Mei 2021, klaim dalam informasi tersebut perlu diluruskan

Mari sama-sama ketatkan prokes :

1. Memakai Masker2. Mencuci Tangan3. MenThe only way to win baccaratjaga Jarak4. Menjauhi Kerumunan5. Mengurangi Mobilitas

Kepada teman-teman yang cari nafkah di bidang yang sering "bertemu dengan orang", varian baru yang ditemukan di India (B 1617) memiliki gejala yang unik tidak menimbulkan panas tapi virus varian baru ini menyerang langsung ke paru-paru.

Dia menyebutkan gejala umum itu antara lain demam, gangguan penciuman, pegal seperti saat flu, dan sebagainya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Dihubungi terpisah, Wakil Direktur Pendidikan dan Penelitian RS UNS Tonang Dwi Ardyanto menjelaskan bahwa kendati ada varian yang lebih mampu menghindari sistem imun, jejaknya masih bisa terdeteksi tes antigen/PCR.

Gejala bisa berbeda atau beragam, tapi masih berkisar pada gejala umum Covid-19.

"Mengenai gejala ini tidak spesifik gejala untuk Covid-19, kalau diare langsung, nggak begitu. Kadang ada yang demam, ada yang sesak, gangguan pencernaan," kata Dicky.

Selain itu akun Facebook Jarot Setiawan mencatut pemberitaan Kompas.com agar terlihat valid.

Tes-tes yang ada (rapid, swab antigen maupun swab PCR), semua hasilnya negatif, hanya LDCT (low dose CT Scan paru) Scan paru-paru yang bisa mendeteksi varian baru ini.

Biasanya langsung sesak napas dan 1~2 hari meninggal dunia.

Virus mematikan ini sudah ditemukan di Bali (B1351), Jakarta(B1617/B117),

Sumber informasi: https://nasional.kompas.com/read/2021/05/03/16035411/kemenkes-varian-b117-b1617-dan-b1351-sudah-masuk-indonesia?page=all

Terkait gejala unik dari varian yang ditemukan di India (varian B.1.617 atau varian Delta), ada 3, yakni:

Baca juga: Bukan Hoaks, 6 Fakta Pandemi Covid-19 Indonesia Sudah Fase Kritis

Gejala:

1. Diare.2. Swab & PCR negatif.3. Hari ke 3 diare makin parah.4. Sesak nafas / nafas tersengal-sengal4. CT scan paru hasilnya berwarna putih semua.5. Setelah paru-paru menjadi putih,biasanya 1-2 hari kemudian meninggal.

Dari gejala-gejala yang muncul itulah dokter akan melakukan pemeriksaan, baik pemeriksaan fisik maupun pemeriksaan penunjang lewat laboratorium.

Dalam berita yang dicantumkan oleh akun Facebook Jarot Setiawan hanya memuat informasi tentang 3 varian virus corona dari luar negeri yang telah masuk ke Indonesia. Ketiganya yakni varian B.1.1.7 asal Inggris, varian mutasi ganda B.1.617 asal India, serta B.1.351 yang berasal dari Afrika Selatan.

Diberitakan Kompas.com (22/5/2021), epidemiolog Universitas Griffith Dicky Budiman mengatakan ada informasi yang benar dan tidak benar dalam unggahan tersebut, sehingga perlu diluruskan.

Akan tetapi dalam berita tidak disebutkan informasi lainnya seperti gejala Covid-19 pada varian baru dan tes yang bisa mendeteksi.

Terkait gejala yang disebutkan, yaitu bermula dari diare hingga akhirnya meninggal, menurut Dicky hal itu tidak benar.

Tidak semua pasien yang terinfeksi varian baru dimulai dari diare, sesak napas, lalu meninggal dalam waktu singkat.



KOMPAS.com - Informasi terkait varian virus corona B.1.1.7, B.1.6.17, dan B.1.351 masih beredar di WhatsApp Group. Salah satu berita Kompas.com pun dicatut dalam unggahan tersebut.

Sayangi diri Anda, Sayangi Keluarga Anda, dan Sayangi Negeri ini.

"Untuk yang varian India ini memang lebih banyak menyebabkan sesak lebih berat, namun tidak semuanya tidak terdeteksi. PCR ini kan ada 3 tipe. Artinya informasi ini tidak seluruhnya benar, tidak seluruhnya salah," ungkapnya pada Kompas.com, Sabtu (22/5/2021).