Indonesia Presidents Cup betting_Online sports betting_Blackjack Technique_How to play baccarat_Online gambling platform

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Baccarat open house

JIndonesia Casinoika branding unIndonesia CasinoIndonesia Casinotuk merek cukup penting, maka berbeda dengan personal branding. Menurut LuckIndonesia Casinoy penting atau tidaknya personal branding tergantung pada tujuan masing-masing. Misalnya jika ternyata pendiri suatu bisnis memiliki passion terhadap apa yang dibuatnya mungkin ia bisa sekalian memperkenalkan diri ke publik, namun jika tipe pendiri merek lebih senang di balik layar dan menjadi pemberi modal maka tak melakukannya pun tak masalah.

Salah satu hal tersulit dalam memulai bisnis adalah kemauan, namun justru kemauan ini juga jadi fondasi terkuat untuk berbisnis ke depannya. Akan tetapi, menurut Lucky kemauan saja tentunya tak cukup untuk memastikan bahwa bisnis yang berangkat dari hobi akan terus berjalan ke depannya. Makanya perlu dipastikan bahwa kita juga memiliki skill yang memadai, bukan hanya untuk melakukan hobi tapi juga skill untuk menjalankannya sebagai bisnis. Yang tak kalah penting adalah situasi dan kondisi seperti keadaan finansial dan lingkungan di sekitar layaknya keluarga karena memulai bisnis juga perlu modal berupa uang, waktu, dan tenaga serta dukungan.

Mendirikan suatu bisnis juga tak berarti selalu mulus-mulus saja, ada risiko kegagalan yang mungkin akan dialami. Akan tetapi, dari sana ada banyak hal yang bisa dipelajari. Pun, tak perlu buru-buru untuk langsung mengusahakan hal yang sama lagi karena hal terpenting yang kadang tak kita sadari adalah tahu kapan waktunya untuk berhenti tanpa perlu memaksakan diri jika ternyata tak mampu di bidang itu. Ada banyak pilihan lain yang bisa dicoba lagi nanti.

“Niche perfume adalah parfum yang memiliki konsep yang kuat dan visi yang juga kuat. Mereka tahu apa yang mereka lakukan dan bukan sekedar membuat parfum.” Begitu caranya memperkenalkan bisnis ini.

Banyak jenis bisnis yang bisa digeluti oleh mereka yang ingin menjadi seorang pengusaha. Salah satu pilihannya adalah bisnis yang pasarnya banyak namun pesaingnya juga banyak, ada juga bisnis yang spesifik dengan pasar yang kecil namun pesaingnya tak sebanyak bisnis yang lebih umum. Bisnis yang kedua biasanya disebut dengan niche business. Untuk mengetahui bisnis yang satu ini, Hipwee sudah melakukan sesi tanya jawab dengan seorang pemiliki bisnis niche parfum bernama Lucky Heng dari Alien Objects.

Ketika memulai jualannya, Lucky membuat akun Instagram sebagai lapak. Saat itu ia menentukan nama Instagram @alienperfumestore dari parfum yang tengah dipakai yaitu Thierry Mugler Alien namun karena barang jualannya macam-macam ia membuat nama Instagram tersebut menjadi Alien Objects yang masih dipakai hingga sekarang. Dari nama yang dipilih tersebut, ia akhirnya membuat seri White Label untuk membuat parfum yang dikustomisasi yang akhirnya menjadi bagian dari branding sesuai nama yang dipilih sekaligus pembeda dengan yang lain.

Oleh sebab itulah biasanya mereka yang tertarik dengan parfum konsep ini akan menjadi pelanggan loyal. Akan tetapi, dengan konsep yang terlalu spesifik tetap ada kesulitan-kesulitan yang dihadapi. Nah, melalui bincang-bincang LIVE IG bersama Hipwee x KMB pada hari Jumat (12/3) lalu, Lucky membagikan tipsnya untuk memulai bisnis ini. Simak yuk selengkapnya!

Banyak orang yang memiliki passion bernyanyi tapi nggak semuanya jadi penyanyi, banyak yang punya passion memasak tapi nggak semua jadi koki.

Dengan adanya perkembangan teknologi ternyata kita nggak perlu ngoyo untuk memiliki akun bisnis di setiap media sosial namun bisa disesuaikan dengan keperluan jualan kita, misalnya Alien Objects lebih memilih Instagram untuk menarik target marketnya. Melalui media sosial ini sebenarnya ada target market besar yang bisa didekati, namun tetap saja yang namanya berbisnis ada juga yang tetap sepi pembeli. Menurut Lucky ada beberapa faktor yang bisa menjadi latar belakang terjadinya hal ini seperti channel distribusi, cara jualan, target market, kualitas, hingga hal detail seperti packaging. Sebagai pebisnis kita harus lebih kritis terhadap hal-hal tersebut untuk melakukan evaluasi dan perbaikan.