Playing real money baccarat_Indonesia online casino_Playing real money baccarat_Football Handicap Analysis_Introduction to Indonesia Lottery

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Baccarat open house

MemaOnline BaccaOnline BaccaratraOnline Baccarattng, saat ini pemerintah sedang berusaha mengusahakan pemerataan jaringan telekomunikasi di seluruh Indonesia, yaitu Network Sharing. Pemerataan telekomunikasi lewat jaringan 4G yang merata dan bisa diakses lintas operator di Indonesia adalah yang diharapkan. Selain menekan pengeluaran, tiap elemen masyarakat di Indonesia juga bisa mendapatkan akses internet ini untuk tiap keperluan kesehariannya.

Kalau kamu bisa merasakan hal-hal di atas, berarti kamu termasuk golongan orang yang beruntung. Akses internet yang mempermudah hidupmu saat ini, lazimnya hanya dinikmati orang-orang di kota besar. Program pengembangan usaha yang berbasis teknologi digital, saat ini hanya terpusat di kota-kota di Pulau Jawa seperti Jakarta, Tangerang, Bandung, Yogyakarta, Surabaya dan Malang.

Data menarik yang diungkapkan sebuah agensi digital global, Wearesocial, mengungkapkan bahwa saat ini pengakses internet utama di Indonesia berada pada rentang usia 18-25 tahun sebanyak 49%, dan 26-35 tahun sebanyak 33,8%. Sebanyak 85% dari mereka mengakses internet melalui smartphone.

Sebagai manusia, seringnya kita lupa bersyukur. Hal-hal kecil di sekitar yang biasa kita dapatkan, tak pernah dianggap sebagai sebuah keistimewaan. Padahal, tak semua orang punya kesempatan yang sama untuk berada di posisi kita. Jika boleh meminta, banyak yang rela menukar segalanya untuk mendapatkan hal-hal yang saat ini kita punya.

Milenials di Indonesia nantinya bukan hanya mampu mengakses konektivitas dengan lebih baik dan berbiaya murah, tapi juga bisa mendorong bisnis startup dan industri kreatif digital di luar pulau Jawa. Sudah ada beberapa negara maju yang mengadopsi Network Sharing ini, seperti Swedia, Kanada, Australia, Amerika Serikat, Inggris, Brazil, Spanyol, dan Jepang. Sebuah langkah yang perlu diaplikasikan juga untuk meratanya koneksi 4G di Indonesia.

Sebagai orang biasa yang bukan berasal dari keturunan bangsawan, juga belum punya kekayaan dari usaha sendiri, hidupmu mungkin jauh dari kata mewah. Namun syukurilah fakta bahwa kamu bisa hidup berkecukupan. Kebutuhan primer bukan sesuatu yang jadi beban pikiran. Walau sederhana, setiap hari kamu masih bisa makan dengan berbagai pilihan, tak pernah sampai kelaparan. Bahkan ketika kamu sedang banyak pekerjaan, atau sekadar malas berjalan ke luar, kamu tinggal pesan layanan food delivery lewat internet saja. Hujan-hujan pun, makanan siap diantar ke depan pintu rumahmu.

Tidak seperti orang zaman dulu yang dengan mudah terpisah dengan kawan-kawan lamanya karena tidak bisa saling berkontak lagi, kita yang hidup di era internet ini bisa dengan mudah menemukan kabar teman lama. Tak susah, tinggal googling saja namanya. Mesin pencari akan menemukan aktivitas online mereka yang terekam oleh dunia maya.

Padahal, berdasarkan survei yang dilakukan TechinAsia terhadap remaja di seluruh Indonesia, ada sekitar 87% remaja yang tinggal di wilayah terpencil (dengan tingkat kemiskinan yang tinggi) seperti Maluku Utara dan Papua Barat tidak pernah mengakses internet. Artinya, boro-boro mau pesan ojek online, video call-an, belajar skill baru lewat situs-situs gratis, atau bahkan memulai usaha digital, mengoperasikan mesin pencarian Google saja mungkin masih banyak yang tidak tahu caranya.

Rata-rata orang Indonesia menghabiskan waktu 5.1 jam per hari untuk online. Tahu apa saja yang mereka lakukan dengan koneksi internet itu? Berkirim pesan instan dan mengakses media sosial. Saat ini, Facebook masih jadi media sosial paling populer di Indonesia, dengan 14% populasi masyarakatnya adalah pengguna aktif Facebook.

“Ibu, kakak rindu. Malam ini Skypean ya, mau cerita banyak…”

Sembari mendukung perbaikan untuk hidup yang lebih sejahtera, mungkin memang ada baiknya kamu bersyukur juga atas yang saat ini sudah kamu punya.